editing tips

Thoughts on Sapphire Plugins

Long time no write! Irl stuff happens, and I haven’t thought or done any decent editing.
Regardless, this thoughts pop out nowhere and I just had to write it before it goes POOF!

Sapphire are known for achieving smooth movements with motion blur attached.
Yes, I’m talking about S_BlurMoCurve and S_Shake.

Back in the days people be like, “You can’t achieve that smoothness in Vegas!” Guess what, Sapphire makes it possible. So, I’d recommend people (who are as lazy as I am) to install this plugin. It is a top priority!

Why did you say it’s for lazy people? For one thing, I’ve tried remaking all movements done with Sapphire effect with only effects and features provided by Vegas itself. And I have to say it’s actually doable, but at the price of zillions keyframes for the scene itself, the video track it’s located, and good imaginations over 2D movements. Now, if you’re as lazy as I am, why bother the hard way, when there’s an easier and practical ways.

Other Sapphire effects worth mentioning are

  • S_WarpTransform — kinda similar with S_BlurMoCurve minus the blur motion, but it has wider range of “transformation” option
  • S_WarpBubble — for jittering text and animated border
  • S_WarpFishEye — as the name suggest, it’s for pinch and bulge transition
  • S_WarpChroma — to make vertical / horizontal chromatic abberation
  • S_FilmDamage — flicker, scratches, broken tv effect
  • S_Cartoon — useful for making outlines

I’m pretty sure I missed a tons of exceptional effects, but as I write this on a PC that’s not my editing gear, I can’t look up what I’ve known and also being a doofus I am, I prolly never touch a bunch of awesome effects.
So let me know if I missed cool Sapphire effects and I’ll prolly give it a shot.

P.S. In the future (of who knows when), I plan to post how I use a specific effect on my editing, kinda like highlighting what that effect can actually do.

P.S.S. It will be really cool if I post this on April Mop, but too bad, I’m too late :’)

editing tips

Thoughts on NewBlue Plugins

Newblue is one of the first plugins I used frequently back in the days. It offers a huge range of transitions and effects.

I spent so much time messing with newblue roll cause it gives off beautiful transition between scenes in a smooth manner I thought manual keyframe work would take up so much time and efforts in mere seconds. I learnt that 12 frames are the minimum requirement to get the full rolls going on with rate of 100.

Another notable effect would be the Newblue Active Camera if you are to lazy to emulate shakes using manual keyframe. However, as of now, I preferred S_shake from Sapphire plugins that’s, in my opinion, easier to set up.

I also recently mess around with Newblue LE Neon Lights to obtain the infamous neon effects. And I must admit that it’s scary how this effects done its job very well. I felt guilty for skipping this effect when making the neon effect tutorial.

I’m sure that there are more promising transitions and effects that are worth mentioning. But being a doofus, I haven’t had time to explore all of them yet.

general tips

Beta Tester

Hey ho!

Beberapa dari kalian mungkin pernah melihat kata beta tester pada akhir ataupun dalam deskripsi video. Tapi mungkin ada yg belum familiar atau bahkan belum paham arti kata tersebut.

Kenapa beta tester itu ada? Video editing adalah sebuah seni, dan sebagai sebuah seni, tidak dapat dipungkiri bahwa ada elemen “abstrak” di dalamnya. Hal yang kita anggap luar biasa, mungkin dianggap biasa oleh orang lain. Dan mengingat keinginan terdalam tiap editor adalah diakui oleh banyak orang, mereka akan berusaha membuat karya yg lebih baik dan lebih bisa diterima oleh banyak orang. Dan, let’s face it, sulit sekali untuk menuangkan idealisme kita ke dalam karya yg kita buat. Nah, beta tester ini diharapkan memberikan masukan supaya membuat editor berpikir outside the box and mengulas kembali hal yg dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas karya yang dihasilkan.

Siapapun bisa menjadi beta tester. Namun, for the sake of eficiency, ku menyarankan 2 tipe beta tester ini.

  1. Editor yg berpengalaman dalam bidangnya, e.g. editor action, romance, dkk –> untuk mengecek apakah ada hal yg bisa ditingkatkan atau diperbaiki
  2. Non-editor yg tertarik terhadap source yg kita gunakan, e.g. anime, manga, dkk –> untuk mengecek apakah idealisme atau pesan yg hendak kita sampaikan lewat video tersampaikan pada penonton
editing tips

Cara Mengurangi Lag pada Vegas Pro

Hey ho!

Yg namanya editor, pasti kenal dengan kejadian “lag”, apalagi bila gear editingmu mendekati atau bahkan di batas minimum requirement dari suatu program.

Nah, untuk program vegas, ada beberapa tips dan trik untuk mengurangi lag yg harganya lebih murah dibanding membeli perangkat editing yg baru :3

Preview Window

Preview window adalah di mana kamu bisa mengecek hasil edit-mu dan biasanya terletak di kanan atas. Pada awalnya, preview window ter-setting dalam keadaan best/good (auto). Yg perlu kamu lakukan adalah mengubah setting menjadi preview (half) untuk mengurangi lag, namun tetap mendapatkan preview dengan kualitas yg cukup ok. Kamu juga bisa mengubah setting menjadi preview (quarter), namun menurutku kualitas preview yg ditampilkan sangat di bawah standard.

Selective Pre-render

Selective pre-render pada vegas prinsipnya sama dengan pre-render biasa pada after effect. Pre-render tipe ini jarang dipakai, padahal dapat meng-cover area lebih luas, cocok untuk memeriksa edit menggunakan efek dan transisi terutama yg berasal dari plugin. Harus diketahui, selective pre-render mengkonsumsi cache, jadi jangan kaget kalau tiba-tiba storage spacemu berkurang waktu editing.

Video Source

Video yg menjadi sumber editan-mu juga berperan karena program editing men-decode/encode videomu. Ada 2 trik untuk mengurangi lag karena faktor video source.

Lossless video source

Meng-convert video dengan codec lossless adalah cara agar vegas men-skip proses decode/encode videomu. Cara untuk mengubah video menjadi codec lossless pernah kubahas pada video berikut ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa size video yg dihasilkan sangat amat besar, sehingga kamu perlu meng-convert secara selektif.

Small (and low quality) video source

Cara ini kurang efektif mengurangi lag dibandingkan cara pertama, tapi lebih bersahabat untuk editor dengan storage terbatas. Yg perlu dilakukan hanya menggunakan video dengan resolusi rendah (360p/480p) untuk editing. Namun sebelum di render, video di-replace dengan video resolusi tinggi (720p/1080p) pada project tab dengan cara klik kanan pada video yg dimaksud. Untuk cara ini ada baiknya kedua video yg digunakan merupakan hasil convert dari video yg sama untuk mencegah perbedaan timing ketika dilakukan replacement.

general tips

Tentang Perekrutan Anggota Tim (2)

Hey ho!

Melanjutkan post sebelumnya tentang perekrutaan anggota tim. Kali ini akan dibahas syarat dan nilai yg dinilai dalam proses perekrutan. Ku juga akan share pengalamanku sebagai (mantan) leader tim untuk tiap poinnya.

A) Skill Editing

Tiap tim mempunyai kriteria penilaian sendiri, namun terdapat “big 3” hampir dalam tiap penilaian, yaitu:
(1) timing / sync — keserasian transisi / fx dengan lirik / beat lagu
(2) flow — keserasian pemilihan scene dengan lirik / atmosfir lagu
(3) originalitas — “identitas” editingmu yang membedakan kamu dengan editor lain

Selain itu, ada 1 kriteria penting lainnya yg bisa jadi penentu dalam proses rekrutmen, yaitu (4) adaptibilitas. Dengan kata lain, apakah editingmu cocok atau dapat disesuaikan dengan proyek tim yg akan datang. Karena itu penting untuk kamu menonton dan mempelajari proyek tim yg ingin kamu ikuti dan menciptakan style editing yg dapat beradaptasi dalam tim tersebut sebagai persiapan aplikasi kamu ke dalam tim favoritmu.

Fun fact, timku pernah mendapat aplikasi seorang editor yg memiliki nilai sangat tinggi pada aspek “big 3”, namun aplikasinya terpaksa kami tolak karena gaya editingnya terlalu bertentangan dengan jenis proyek yg kami kerjakan. Di sisi lain, kami menerima editor dengan nilai rata-rata pada aspek “big 3” tetapi memiliki gaya editing yg dapat diaplikasikan pada proyek tim, meskipun sebagai test member.

B) Personalitas

Tiap tim pastinya ingin memiliki anggota yg aktif dan berdedikasi tinggi. Oleh karena itu, tunjukkan hal tersebut lewat interaksimu dengan editor lain. Jangan sampai kamu dikenal sebagai editor yg suka ngaret kumpulin part dengan seribu alasan, kabur dan tidak berkabar ketika deadline sudah dekat, tidak dapat menerima kritik atau masukan, atau tidak pernah ikut serta dalam proyek tim.

Fun fact, timku menginterpretasikan berdedikasi tinggi dengan jumlah tim yg diikuti editor dan keaktifan editor tersebut dalam tiap tim. Jadi apabila suatu editor join 3 tim, tapi hanya aktif dalam 1 tim, maka kami berikan nilai rendah. Di sisi lain, apabila suatu editor join 10 tim, tapi aktif pada ke-10 tim tersebut tanpa pandang bulu, maka kami berikan nilai tinggi.

C) Koneksi

Yup, memang dunia kejam. Koneksi pun memiliki bagian penting dalam menentukan hasil rekrutmen-mu dalam suatu tim, karena itu sekali lagi sangat penting untuk memliki interaksi dan komunikasi dengan editor lain. Koneksi dapat berupa gold entry ticket yg berarti auto masuk atau rekomendasi.

Fun fact, pada saat perekrutan, tiap leader diberikan 1 suara veto untuk memilih seorang test member tanpa memperhatikan skoring keseluruhan editor tersebut.

Fun fact (2), dalam suatu tim kadang leader suka random bertanya pada anggotanya apakah ada editor yg direkomendasikan. Ku bahkan pernah di chat personal oleh leader suatu tim untuk memberikan nama-nama editor yg pantas diundang auto masuk dalam tim.

general tips

Tentang Perekrutan Anggota Tim

Hey ho!

Menjelang tahun baru, yg artinya kesempatan yg akan datang untuk join tim yg membuka rekrutmen tiap tahunnya, kali ini ku kembali dengan postingan ttg rekrutmen tim.

Secara garis besar, terdapat 2 jenis rekrutmen, yaitu publik atau privat. Rekrutmen publik dibagi lagi menjadi dua, yaitu yg memilki batas waktu (umumnya 1 – 2 bulan) dan yg tidak. Bila kamu mengikuti rekrutmen yg bersifat publik maka kamu punya kesempatan untuk diterima atau ditolak dalam tim. Di sisi lain, bila kamu mendapat undangan langsung dari leader tim alias rekrutmen privat, maka kesempatanmu masuk ke dalam tim adalah 99%.

Ada juga tim yg menggabungkan dua jenis rekrutmen dengan cara berikut:

  • Mengadakan audisi publik, tapi juga mengundang editor secara privat dan meminta mereka untuk ikut audisi publik sebagai formalitas
  • Mengadakan audisi publik dan diikuti oleh membagikan undangan privat
  • Mengadakan audisi publik dengan batas waktu untuk menerima anggota dalam jumlah besar, tetapi sepanjang tahun tetap mengadakan rekrutmen publik tanpa batas waktu untuk menerima anggota sedikit demi sedikit

Sekian untuk post hari ini. Post berikutnya akan membahas berbagai persyaratan dan faktor-faktor yg dinilai dalam audisi.

fun fact

“Mitos” Twixtor

Hey ho!

Mitos numero uno adalah twixtor pertama kali digunakan oleh editor AMV dengan nickname lolligerjoj dalam videonya yg berjudul Into The Labyrinth. Namun, kenyataannya twixtor sudah digunakan oleh para editor frag edit / GMV sebelum AMV tersebut tayang.

Guide tentang penggunaan twixtor yang ditulis oleh editor ini dapat dilihat pada disini.

Mitos numero dos adalah sumber video yg digunakan harus memiliki 60fps. Hal ini mungkin berhubungan kenapa twixtor “telat” digunakan pada AMV yang pada umumnya memiliki 24fps. Mitos ini muncul karena pada video 60fps, tiap frame diwarnai dengan pergeseran (meski minimal) gambar yg merupakan syarat utama dalam penggunaan twixtor. Padahal selama dilakukan manipulasi pada velocity, seperti yg ditulis pada guide yg diterbitkan lolligerjoj, twixtor dapat diaplikasikan pada video dengan frame rate apapun. Akan tetapi untuk mencegah ghosting, cara paling mudah adalah bergantung pada pemilihan scene apabila kamu malas untuk melakukan manipulasi tingkat tinggi.

editing tips

Color Palette / Scheme

Hey ho!

Untuk kalian yg sering ikut serta dalam proyek grup, terutama proyek bersifat colorful, kalian mungkin sering mendengar istilah color palette / scheme.

Dalam bahasa yg sederhana (dan sepengertianku), color palette / scheme adalah kumpulan warna yg memiliki kompatibilitas yg baik. Tujuan utama penggunaan palette / scheme ini adalah untuk estetika. Namun, pada proyek grup, penggunaan palette / scheme juga digunakan untuk meningkatkan keseragaman antar part. Proyek grup admin pertama juga menggunakan palette / scheme.

Color palette / scheme dapat dicari dengan

  • image search engine, menggunakan keyword “color palette” atau “color scheme”
  • color palette / scheme generator, eg. Paletton

Tips lain untuk mendapatkan color palette / scheme adalah mencari gambar / video bersifat advertising atau lirik lagu.

tutorial

S_WarpBubble

Hey ho!

Apakah kalian tahu bahwa efek distorsi pada S_WarpBubble dapat digunakan untuk membuat spot merah – kuning dan border seperti dua gambar di bawah ini?

Efek spot bergerak merupakan hasil kombinasi S_WarpBubble2 dan Cookie Cutter dengan detail seperti tertera pada gambar di bawah. Untuk S_WarpBubble2, elemen yg diberi keyframe adalah amplitude. Untuk Cookie Cutter, elemen yg diberi keyframe adalah size.

Efek border bergerak merupakan hasil kombinasi S_WarpBubble dan Border dengan detail seperti tertera pada gambar di bawah. Untuk S_WarpBubble, elemen yg diberi keyframe adalah seed. Untuk Border, tidak ada tambahan keyframe yg diperlukan.

general tips

Road Map To Become “Known” Editor (2)

Hey ho!

Melanjutkan post sebelumnya tentang bagaimana cara untuk di-“notice” oleh sesama penggemar video editing. Pada post sebelumnya, disebutkan 3 poin berikut; (1) membuat video (perkenalan), (2) berpartisipasi dalam berbagai proyek grup (mep / collab) atau dalam kompetisi, dan (3) belajar / bertanya pada editor yang lebih berpengalaman.

Tahap selanjutnya adalah menanamkan jati dirimu dalam video yg kamu edit. Yg dimaksud adalah ketika seseorang menonton suatu video, orang itu bisa menebak bahwa kamulah editor video itu. Untuk mencapai tujuan ini memang tidak mudah, karena kamu harus berpikir bagaimana kamu menggunakan fitur pada software editingmu untuk me-“nandai” videomu.

Beberapa tips yg dapat dicoba untuk me-“nandai” videomu

  1. Fokus dalam genre editing tertentu
  2. Mendalami dan mengembangkan variasi suatu efek
  3. Membuat coloring yg dapat di-daur ulang dalam banyak kesempatan

Apa maksudnya fokus dalam genre editing tertentu? Bukankah itu artinya membatasi diri sendiri? Jawabannya relatif. Dalam conquest mu untuk memperdalami suatu genre tertentu, idealnya adalah kamu tetap mempelajari berbagai macam perkembangan editing yg ada demi menghasilkan video yg fresh dan up to date. Kamu pun bisa menghasilkan video-video lain yg mungkin di luar ekspertisemu untuk mencoba berbagai macam hal yg berpotensi mengembangkan skill editingmu secara umum. Akan tetapi, untuk membuat suatu “fanbase”, lebih mudah untuk mendalami suatu genre editing tertentu dulu, sebelum kamu memperluas target audiencemu. Post tentang berbagai macam genre dan tipe (mungkin) menyusul.

Kenapa memilih untuk mendalami suatu efek ketika ada ratusan efek? Mereka berperan sebagai dasar editing atau zona nyaman kamu. Ketika kamu kewalahan atau mengalami editor block, efek ini bisa menjadi titik awal maupun titik balik. Ditambah lagi, dengan adanya beragam efek dan tutorial yg “mempermudah”, beberapa editor memiliki kecenderungan untuk tidak meng-explore suatu efek secara dalam yg padahal berpotensi untuk meningkatkan level editingmu. Oleh karena itu, akan lebih mudah untuk kamu dikenal oleh orang lain karena skill atau pengetahuanmu akan efek tertentu karena kamu bisa menggunakan atau memperkenalkan efek tersebut secara “anti-mainstream”.

Untuk coloring, dengan memiliki 2 – 3 coloring dasar dan kemampuan untuk menambahkan / mengurangi elemen coloring yg ada di dalamnya berpotensi untuk membuat videomu memiliki rasa “tailor-made”.

Sekian sharing hari ini, semoga dapat membantu teman editor sekalian :3