editing tips

‘Steal’

Hey ho!

Setelah sekian lama tidak update, kali ini ku mau bawakan satu topik yg cukup sensitif, yaitu tentang istilah ‘steal’ dalam dunia AMV. Sebelum beranjak lebih lanjut, sebagai disclaimer, tulisan ini ditulis berdasarkan pemahaman dan pengalaman penulis, sehingga tulisan ini bukan merupakan pernyataan yg absolut, dan perbedaan opini cenderung terjadi.

Mengingat ada berbagai macam level ‘steal’, maka ku mau memperkenalkan beberapa istilah yg kuadaptasi dan kumodifikasi dari istilah pada plagiarisme dari website ini https://www.turnitin.com/static/plagiarism-spectrum/ sehingga lebih cocok digunakan dalam konteks AMV

  1. Clone – ketika seseorang mengklaim karya orang lain sebagai karya milik sendiri
    Contoh: A men-download video karya B, lalu meng-upload video karya B itu dan mengatakan bahwa video itu adalah hasil karya A
  2. Recycle – ketika seseorang mengambil karya orang lain, lalu mengganti audio dari karya tersebut, dan mempublikasikannya sebagai karya miliknya sendiri
    Contoh: A men-download video karya B, mengganti lagu X dalam video itu menjadi lagu Y, lalu meng-upload video tersebut dan mengatakan bahwa video itu adalah hasil karya A
  3. Mashup – ketika seseorang melakukan aransemen terhadap karya orang lain
    Contoh: A men-download video karya B, mengganti urutan scene video dengan cara crop (tadinya 1-2-3-4 menjadi 1-4-2-3), umumnya disertai dengan pergantian lagu pada video, lalu meng-upload video tersebut dan mengatakan bahwa video itu adalah hasil karya A
  4. Hybrid – ketika seseorang memasukkan bagian dari karya orang lain ke karya milik sendiri
    Contoh: A memasukkan beberapa hasil crop video B yang telah di-download ke dalam karyanya
  5. Replace – ketika seseorang menjiplak FX secara berurutan
    Contoh: A menggunakan FX yang sama secara berurutan dengan hasil karya B tetapi menggunakan scene lain

Lalu bagaimana cara membedakan apakah itu ‘steal’ atau terinspirasi? IMO, clone, recycle, mashup, dan hybrid merupakan praktik ‘steal’ yang jelas. Apalagi definisi tersebut dipakai juga pada sebagian besar kompetisi AMV, termasuk kompetisi yang digelar oleh komunitas AMV Indonesia. Untuk replace, idealnya terdapat batas wajar untuk membedakan apakah seseorang menggunakan karya orang lain sebagai inspirasi atau sebagai template copy-paste. Sayangnya, batas wajar tersebut tidak pernah ditentukan. Sehingga saat ini batas yang membedakan kedua hal tersebut masih subyektif alias tergantung pada opini. Namun, IMO, batas yang wajar adalah <20%.

Nah, untuk menutup topik hari ini, ku mau share salah satu AMV dengan list inspirator yang cukup panjang, dan tentunya bukan merupakan suatu karya steal.

editing tips

Thoughts on Sapphire Plugins

Long time no write! Irl stuff happens, and I haven’t thought or done any decent editing.
Regardless, this thoughts pop out nowhere and I just had to write it before it goes POOF!

Sapphire are known for achieving smooth movements with motion blur attached.
Yes, I’m talking about S_BlurMoCurve and S_Shake.

Back in the days people be like, “You can’t achieve that smoothness in Vegas!” Guess what, Sapphire makes it possible. So, I’d recommend people (who are as lazy as I am) to install this plugin. It is a top priority!

Why did you say it’s for lazy people? For one thing, I’ve tried remaking all movements done with Sapphire effect with only effects and features provided by Vegas itself. And I have to say it’s actually doable, but at the price of zillions keyframes for the scene itself, the video track it’s located, and good imaginations over 2D movements. Now, if you’re as lazy as I am, why bother the hard way, when there’s an easier and practical ways.

Other Sapphire effects worth mentioning are

  • S_WarpTransform — kinda similar with S_BlurMoCurve minus the blur motion, but it has wider range of “transformation” option
  • S_WarpBubble — for jittering text and animated border
  • S_WarpFishEye — as the name suggest, it’s for pinch and bulge transition
  • S_WarpChroma — to make vertical / horizontal chromatic abberation
  • S_FilmDamage — flicker, scratches, broken tv effect
  • S_Cartoon — useful for making outlines

I’m pretty sure I missed a tons of exceptional effects, but as I write this on a PC that’s not my editing gear, I can’t look up what I’ve known and also being a doofus I am, I prolly never touch a bunch of awesome effects.
So let me know if I missed cool Sapphire effects and I’ll prolly give it a shot.

P.S. In the future (of who knows when), I plan to post how I use a specific effect on my editing, kinda like highlighting what that effect can actually do.

P.S.S. It will be really cool if I post this on April Mop, but too bad, I’m too late :’)

editing tips

Thoughts on NewBlue Plugins

Newblue is one of the first plugins I used frequently back in the days. It offers a huge range of transitions and effects.

I spent so much time messing with newblue roll cause it gives off beautiful transition between scenes in a smooth manner I thought manual keyframe work would take up so much time and efforts in mere seconds. I learnt that 12 frames are the minimum requirement to get the full rolls going on with rate of 100.

Another notable effect would be the Newblue Active Camera if you are to lazy to emulate shakes using manual keyframe. However, as of now, I preferred S_shake from Sapphire plugins that’s, in my opinion, easier to set up.

I also recently mess around with Newblue LE Neon Lights to obtain the infamous neon effects. And I must admit that it’s scary how this effects done its job very well. I felt guilty for skipping this effect when making the neon effect tutorial.

I’m sure that there are more promising transitions and effects that are worth mentioning. But being a doofus, I haven’t had time to explore all of them yet.

editing tips

Cara Mengurangi Lag pada Vegas Pro

Hey ho!

Yg namanya editor, pasti kenal dengan kejadian “lag”, apalagi bila gear editingmu mendekati atau bahkan di batas minimum requirement dari suatu program.

Nah, untuk program vegas, ada beberapa tips dan trik untuk mengurangi lag yg harganya lebih murah dibanding membeli perangkat editing yg baru :3

Preview Window

Preview window adalah di mana kamu bisa mengecek hasil edit-mu dan biasanya terletak di kanan atas. Pada awalnya, preview window ter-setting dalam keadaan best/good (auto). Yg perlu kamu lakukan adalah mengubah setting menjadi preview (half) untuk mengurangi lag, namun tetap mendapatkan preview dengan kualitas yg cukup ok. Kamu juga bisa mengubah setting menjadi preview (quarter), namun menurutku kualitas preview yg ditampilkan sangat di bawah standard.

Selective Pre-render

Selective pre-render pada vegas prinsipnya sama dengan pre-render biasa pada after effect. Pre-render tipe ini jarang dipakai, padahal dapat meng-cover area lebih luas, cocok untuk memeriksa edit menggunakan efek dan transisi terutama yg berasal dari plugin. Harus diketahui, selective pre-render mengkonsumsi cache, jadi jangan kaget kalau tiba-tiba storage spacemu berkurang waktu editing.

Video Source

Video yg menjadi sumber editan-mu juga berperan karena program editing men-decode/encode videomu. Ada 2 trik untuk mengurangi lag karena faktor video source.

Lossless video source

Meng-convert video dengan codec lossless adalah cara agar vegas men-skip proses decode/encode videomu. Cara untuk mengubah video menjadi codec lossless pernah kubahas pada video berikut ini. Namun, perlu diperhatikan bahwa size video yg dihasilkan sangat amat besar, sehingga kamu perlu meng-convert secara selektif.

Small (and low quality) video source

Cara ini kurang efektif mengurangi lag dibandingkan cara pertama, tapi lebih bersahabat untuk editor dengan storage terbatas. Yg perlu dilakukan hanya menggunakan video dengan resolusi rendah (360p/480p) untuk editing. Namun sebelum di render, video di-replace dengan video resolusi tinggi (720p/1080p) pada project tab dengan cara klik kanan pada video yg dimaksud. Untuk cara ini ada baiknya kedua video yg digunakan merupakan hasil convert dari video yg sama untuk mencegah perbedaan timing ketika dilakukan replacement.

editing tips

Color Palette / Scheme

Hey ho!

Untuk kalian yg sering ikut serta dalam proyek grup, terutama proyek bersifat colorful, kalian mungkin sering mendengar istilah color palette / scheme.

Dalam bahasa yg sederhana (dan sepengertianku), color palette / scheme adalah kumpulan warna yg memiliki kompatibilitas yg baik. Tujuan utama penggunaan palette / scheme ini adalah untuk estetika. Namun, pada proyek grup, penggunaan palette / scheme juga digunakan untuk meningkatkan keseragaman antar part. Proyek grup admin pertama juga menggunakan palette / scheme.

Color palette / scheme dapat dicari dengan

  • image search engine, menggunakan keyword “color palette” atau “color scheme”
  • color palette / scheme generator, eg. Paletton

Tips lain untuk mendapatkan color palette / scheme adalah mencari gambar / video bersifat advertising atau lirik lagu.

editing tips

Overlay Sebagai Additional Coloring

Hey ho!

Di post sebelumnya pernah dibahas bagaimana coloring menjadi suatu game changer.
Nah, dalam kesempatan ini ku mau share bagaimana overlay bisa digunakan sebagai coloring.

Waktu itu ku ikut serta dalam sebuah mep dengan coloring spesifik, yaitu ungu dan hijau.
Nah, pertama kali ku kumpulin part tanpa overlay dan langsung di ketok palu disuruh revisi.
Karena pada dasarnya ku pemalas, maka tercetus ide untuk tambahin overlay berjenis film burn yang sudah diotak-atik warnanya menggunakan fx color balance menjadi keungu-hijauan.
Maka diterimalah part tersebut tanpa harus kuotak-atik lagi coloring tiap scene :3
Dan ternyata trik itu dipakai juga oleh editor lain dalam mep itu.

Overlay lain yang juga kugunakan untuk meng-enhance coloring adalah
– bokeh, untuk memberikan warna sparkly (apalagi bila dikombinasikan dengan fx glint)
– film hair / scratch, untuk memberikan kesan “kasar”

Nah, bagi yang lebih mahir dalam menggunakan overlay, mungkin bisa share overlay yg kalian sering gunakan untuk meng-enhance coloring :3

P.S. link original mep : https://youtu.be/ckzzplL7AxM

editing tips

Penggunaan Coloring

Hey ho!

Kalau sebelumnya kita bahas penggunaan text, sekarang kita bahas tentang coloring.
“Warna aslinya dah bagus, ngapain lagi diacak-acak jadi terang banget, gelap banget, pelangi, blablabla…”

Banyak alasan untuk menggunakan coloring, kalau buatku, alasannya adalah

  • untuk mempertajam warna original
  • untuk menyamakan warna dari satu scene ke scene berikut biar lebih halus flow videonya
  • untuk manipulasi scenery, khususnya bila mau remake scene tertentu dengan background yg beda
  • untuk mengikuti lirik lagu, jadi kalau lagunya ttg bangun pagi jangan dikasih coloring malam hari
  • sebagai signature atau “tanda tangan” seorang editor

Nah, apa alasan kalian buat pakai coloring tertentu? Seperti biasa, berikut adalah contoh bagaimana penggunaan coloring dapat merubah atmosfir suatu video

P.S. link original mep-nya disembunyiin ama hostnya

editing tips

Penggunaan Text

Hey ho!

Dalam perjalanan editing kalian, apa ada yang pernah mengalami di-“nasihati” karena penggunaan text yg tidak tepat, bahkan ada yg berpendapat karena namanya anime music video bukan lyric video, keberadaan text hanya mengganggu saja

Saat ini, persyaratan kontes-kontes video internasional, penggunaan text diizinkan, namun dikatakan harus berhubungan dengan video itu sendiri. Sayangnya, tidak ada penjelasan apakah penggunaan text berupa lirik musik dianggap sesuatu hal yg berhubungan.

Nah, ku sebagai editor yg juga hobi menggunakan text, mendukung penggunaan text, namun dalam batas yg wajar dan penggunaan yg tepat. Masih menyambung dengan post tentang parodi sebelumnya, ku mau kasih contoh bagaiman text dapat mengubah isi suatu video :3

P.S. original mep link; https://youtu.be/xs5AGuhkkr8